Yang Perlu Di Perhatikan Sebelum Swap Engine

Ok guys kali ini kita akan bahas masalah swap engine, mengapa membahas masalah untuk swap engine?, karena saat ini untuk event otomotif di Indonesia sedang sangat ramai terutama untuk para pencinta drift Dan dalam event drift atau event racing lain nya mobil di harus kan proper.

Terutama di bagian mesin kali ini saya akan membagikan sedikit tips untuk melakukan swap engine agar performa pada mesin mampu mencapai maximal mesin itu.

Baca juga : Upgrade Mesin Mobil Low Budget

swap engine adalah melakukan beberapa modifikasi pada mesin standart bawaan pabrik dengan menggunakan beberapa sperpart after market yang saat ini sudah mulai mudah di temukan di Indonesia.

Pikirkan matang-matang

Sebelum melakukan swap engine anda harus benar-benar memikir kan nya dengan matang, karena melakukan swap engine memerlukan dana yang tidak sedikit.

Resiko dari swap engine

Resiko dari swap engine ada plus dan minus nya, untuk melakukan swap engine tidak selalu mendapat hasil yang baik untuk mesin yang sedang di kerjakan, anda harus melakukan banyak persiapan untuk mengerjakan sebuah mesin untuk memperkecil kemungkinan gagal dalam melakukan swap engine, dan melakukan swap.

Pada sebuah mesin tidak bisa di kerjakan dengan terburu-buru, karena di tiap component mesin memiliki perhitungan tersendiri, jika semua sudah di lakukan ada kemungkinan tenaga mesin anda akan meningkat dengan baik, namun jika sebalik nya yang terjadi engine tidak akan berfungsi dengan baik saat proses dyno.

Pastikan mesin anda sehat

Mesin yang ingin di bangun harus dalam kondisi sehat dalam arti tidak ada troble sebelum nya, contoh seperti retak pada bagian blok mesin, atau piston yang sudah haus, jika hal tersebut terjadi maka kemungkinan besar akan gagal melakukan swap engine.

Karena itu jika anda ingin melakukan swap engine pastikan saat membeli mesin copotan atau part copotan harus dalam kondisi prima dan selalu perhatikan bagian blok dari luar harus tidak ada oli sedikit pun.

Jangan langsung digeber 

Setelah mesin sudah terpasang pastikan untuk tidak menginjak pedal gas terlalu dalam dan sering mencapai RPM yang tinggi, jika anda melakukan hal tersebut maka apa yang akan anda kerjakan akan hancur seketika, untuk mesin yang baru saja di swap, tidak boleh langsung di geber di RPM tinggi karena beberapa part dalam mesin belum semua nya beradap tasi atau inreyen.

Memeriksa kondisi mesin

Jangan lupa untuk selalu memeriksa temperature mesin, mengecek oli  pada saat sudah selesai melakukan swap engine, untuk memastikan mesin yang baru bekerja dengan baik, dan jika ada komponen yang tidak bekerja secara baik, dalam hal ini akan langsung terlihat.

Anda bisa cek di temperatur mesin dan juga bisa anda cek dari oli mesin sesudah mesin bekerja, apa bila suhu mesin di melebihi suhu yang seharus nya maka ada beberapa bagian komponen yang bekerja kurang baik, dan otomatis jika anda mengecek bagian oli, maka oli yang keluar akan mengandung serpihan kecil  akibat gesekan dari mesin.

Itu beberapa hal yang harus di perhatikan jika anda ingin melakukan swap engine pada mobil kesayangan anda, dan biasa nya mesin yang di gunakan untuk swap engine adalah 2jz-GTE dari TOYOTA SUPRA, mesin ini sangat lah populer di bagi para mekanik yang suka membangun mesin dengan power yang besar, karena mesin ini mudah untuk di olah menjadi seperti apa yang di ingin kan pembuat nya.

Pada mesin 2jz-GTE ini sudah di lengkapi dengan turbo yang bisa membuat power pada mesin ini menjadi besar, dan mesin ini juga memiliki banyak part after market yang tidak sulit untuk di dapat kan.

Biasa nya 2jz-GTE selalu di gunakan untuk di event drift dan event racing lain nya, karena power yang di keluarkan dari mesin ini mampu mencapai 2000 hp dengan bantuan turbo pada mesin ini, dan turbo pada mobil ini dapat di ganti mencapai ukuran 98mm dengan tekanan 85 PSI ( setara dengan 5.8 bar ).

Dan itu lah beberapa tips sebelum anda melakukan swap engine pada mobil anda, saran dari kami jika mesin anda rusak dan mengharus kan anda melakukan swap engine, ada baik nya anda menghitung biaya nya, jika biaya memperbaikin dengan mesin asli anda lebih murah kami anjur kan untuk tetap menggunakan mesin asli anda, karena untuk swap engine tidak lah murah, demikian tips dari kami semoga bermanfaat untuk anda trima kasih.